Framing Dakwah Digital Muhammadiyah dalam Meneguhkan Islam Wasathiyah di Masyarakat Sumatera Barat
Kata Kunci:
Framing Dakwah Digital, WasathiyahAbstrak
Penelitian ini membahas pelaksaan framing dakwah digital Muhammadiyah Sumatera Barat dalam meneguhkan Islam Wasathiyah di masyarakat Sumatera Barat. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa pelaksan dakwah digital Muhammadiyah Sumbar masih bersifat informatif. Menggunakan metode studi pustaka. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis isi kualitatif . Hasil kajian menunjukan bahwa konten medsos Muhammadiyah Sumbar berfokus pada kegiatan organisasi (rapat, seminar, dan pelathan), yang secara tidak langsung membingkai Muhammadiyah Sumbar sebagai entitas kelembagaan, bukan gerakan dakwah dinamis. Muhammadiyah harus mampu mengembangkan counter-framing yang menghadirkan Islam Wasathiyah dalam gaya yang lebih kontekstual, komunikatif, dan visual. Melalui fitur komentar, duets, atau live streaming, audiens tidak hanya menjadi penerima pasif, tetapi juga ko-kreator makna dakwah. Maka perlu dilakukan reframing dakwah digital yang menekankan pada tiga hal: 1) penguatan frame ideologis berbasis Islam Wasathiah, 2) adaptasi terhadap frame estetis sesuai budaya digital, dan 3) penerapan frame partisipatif yang membuka ruang dialog publik.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rendi Eka Putra, Taufiqurrahman, Sefriyono (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.