Optimizing the Sustainable Human Development Index (HDI) through Calligraphy and Qori’ Training for Students at the Muhammadiyah Orphanage in Madiun City

Authors

  • M. Mochtar Mas’od Universitas Muhammadiyah Madiun Author
  • Agus Triyono Universitas Muhammadiyah Madiun Author
  • Latutik Mukhlisin Universitas Muhammadiyah Madiun Author
  • Wati Nilamsari Pengembangan Masyarakat Islam, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Ahmad Maulana Anshori Maulana UIN Imam Bonjol Padang Author
  • Fatimah Universitas Iskandar Muda Aceh Author

Keywords:

Religious Skills; Human Development Index (HDI); Muhammadiyah Orphanage; Sustainability; Community Empowerment.

Abstract

Abstract

This Community Service Program (PkM) aims to improve the quality of human resources by optimizing the Sustainable Human Development Index (HDI) at the Muhammadiyah Orphanage in Madiun City. The primary objective of this program is to implement integrated religious skills as a comprehensive strategy to strengthen both the mental–spiritual dimensions and the practical skills of foster children. Based on the initial assessment, the orphanage accommodates 92 foster children from orphaned, fatherless, and economically disadvantaged backgrounds who require special support to enhance their independence. Using community development and community empowerment approaches, the intervention was directed toward training in Islamic calligraphy and qori’. The selection of these activities was grounded in the principles of the Catur Dharma of Higher Education, which integrate education, social welfare, and character development. The program was implemented in a structured manner through several stages, including socialization, curriculum development in the form of instructional learning media, and intensive field practice conducted at the Merbabu Dormitory, involving 27 selected participants. The innovation of this program included collaboration with the IQMA Student Activity Unit of UIN Sunan Ampel Surabaya to ensure standardized competency through structured training sessions and measurable assessments. The results indicate that the training not only enhanced participants’ technical knowledge but also fostered an inclusive learning ecosystem that accommodates diverse learning styles—visual, auditory, and kinesthetic. Through this approach, the foster children demonstrated significant improvements in motivation and self-confidence, which form a foundation for entrepreneurial attitudes and independence after leaving the orphanage. Overall, this program demonstrates that collaboration between academic institutions and social welfare organizations can produce tangible outcomes in preparing a qualified, independent, and adaptable generation to face future challenges.

Keywords: Religious Skills; Human Development Index (HDI); Muhammadiyah Orphanage; Sustainability; Community Empowerment.

Abstrak

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan mengoptimalkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang berkelanjutan di Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Madiun. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menerapkan keterampilan keagamaan yang terintegrasi sebagai strategi menyeluruh untuk memperkuat aspek mental-spiritual sekaligus keterampilan praktis dari anak asuh. Berdasarkan evaluasi awal, panti asuhan ini mengasuh 92 santri yang berasal dari latar belakang yatim, piatu, dan dhuafa yang membutuhkan dorongan khusus untuk meningkatkan kemandirian mereka. Dengan menggunakan metode pengembangan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat, intervensi diarahkan pada pelatihan kaligrafi dan qori'. Pemilihan aktivitas ini didasarkan pada prinsip Catur Dharma Perguruan Tinggi yang menggabungkan pendidikan, kesejahteraan sosial, dan pengembangan karakter. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara yang teratur, meliputi langkah-langkah seperti sosialisasi, penyusunan kurikulum dalam bentuk alat peraga pembelajaran, dan praktik lapangan yang intensif dilaksanakan di Asrama Merbabu dengan target 27 santri. Program inovasi mencakup kerja sama dengan UKM IQMA UIN Sunan Ampel Surabaya untuk memastikan standar kompetensi materi melalui sesi pelatihan dan penilaian yang diukur. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan tidak hanya memberikan pengetahuan teknis yang baru, tetapi juga menciptakan ekosistem pembelajaran yang inklusif, yang mendukung berbagai gaya belajar, yaitu visual, auditorial, dan kinestetik. Dengan metode ini, santri mengalami kemajuan yang signifikan dalam hal semangat dan rasa percaya diri, yang merupakan dasar bagi jiwa kewirausahaandan kemandirian setelah meninggalkan panti. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa kerja sama antara pihak akademis dan lembaga sosial dapat memberikan hasil yang jelas dalam mempersiapkan generasi yang berkualitas, mandiri, dan mampu beradaptasi dengan tantangan yang akan datang.

Kata kunci: Keterampilan Religi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Panti Asuhan Muhammadiyah, Berkelanjutan, Pemberdayaan Masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-27 — Updated on 2026-07-07

Versions

How to Cite

Optimizing the Sustainable Human Development Index (HDI) through Calligraphy and Qori’ Training for Students at the Muhammadiyah Orphanage in Madiun City. (2026). Journal of Contemporary Research and Innovation, 1(1), 1-18. https://jurnal.al-fathsiak.org/index.php/jcri/article/view/1 (Original work published 2026)