Strategi Penyuluh Keluarga Berencana Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Program Keluarga Berencana Di Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru

Penulis

  • AM Anshori UIN Imam Bonjol Padang Penulis
  • Putri AR IAI Diniyyah Pekanbaru Penulis
  • Muhammad Haris IAI Diniyyah Pekanbaru Penulis

Kata Kunci:

Strategi Penyuluh, Program Keluarga Berencana

Abstrak

Penelitian ini di latarbelakangi dari Negara Indonesia menjadi salah satu negara yang menghadapi masalah kependudukan, masalah kependudukan yang dihadapi Indonesia saat ini yaitu tingginya pertumbuhan penduduk yang disebabkan oleh kelahiran. Program KB memungkinkan pasangan suami istri atau pasangan usia subur untuk dengan mudah membatasi jumlah anak dan mengatur jarak antar anak. Namun, di beberapa daerah masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program tersebut dan masih banyak Pasangan Usia Subur (PUS) yang belum siap untuk berpartisipasi dalam program keluarga berencana terutama penduduk di kecamatan Tuah Madani, tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh penyuluh Keluarga Berencana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di kecamatan Tuah Madani tentang pentingnya program KB. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode pengumpulan data Wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini strategi yang digunakan oleh Penyuluh Keluarga Berencana ialah 1) Strategi penyuluhan dengan melibatkan masyarakat dalam proses penyuluhan dengan perencanaan dengan pendataan awal, pelaksanaan dengan media lisan dan juga media elektronik dan evaluasi berupa pelaporan setiap bulan. 2) Strategi bimbingan yang dilakukan berkelanjutan dengan Kader KB yang aktif sebagai penghubung dengan penyuluh keluarga berencana.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-06-27

Cara Mengutip

Strategi Penyuluh Keluarga Berencana Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Program Keluarga Berencana Di Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru. (2026). Journal of Contemporary Research and Innovation, 1(1), 37-49. https://jurnal.al-fathsiak.org/index.php/jcri/article/view/2