Problem Solving dalam Perspektif Islam: Kajian tentang Hakikat Manusia dan Pengambilan Keputusan

Penulis

  • Nurhasanah, S.Sos.I.,M.Sos STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Penulis

Kata Kunci:

problem solving, perspektif Islam, hakikat manusia, pengambilan keputusan, spiritualitas Islam.

Abstrak

Problem solving merupakan kemampuan penting dalam kehidupan manusia, baik pada aspek pribadi, sosial, maupun organisasi. Berbeda dengan pendekatan modern yang cenderung menitikberatkan pada aspek rasional dan empiris, Islam memandang penyelesaian masalah sebagai proses yang juga melibatkan dimensi spiritual, moral, dan petunjuk wahyu. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep problem solving dalam perspektif Islam dengan fokus pada hakikat manusia dan proses pengambilan keputusan. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui analisis Al-Qur’an, hadis, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang manusia sebagai khalifah yang memiliki kemampuan problem solving melalui integrasi akal, qalb, fitrah, dan nilai-nilai tauhid. Proses penyelesaian masalah dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, musyawarah, ikhtiar, pengambilan keputusan, dan tawakal kepada Allah SWT. Konsep problem solving Islami tidak hanya berorientasi pada efektivitas penyelesaian masalah, tetapi juga menekankan etika, keadilan, dan kemaslahatan. Kajian ini menawarkan kebaruan dengan menempatkan problem solving Islami sebagai pendekatan holistik yang mengintegrasikan dimensi intelektual, spiritual, moral, dan pengambilan keputusan manusia. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian problem solving berbasis nilai-nilai Islam sebagai pendekatan holistik dalam menghadapi tantangan kehidupan modern.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-06-30 — Diperbaharui pada 2026-06-30

Versi

Cara Mengutip

Problem Solving dalam Perspektif Islam: Kajian tentang Hakikat Manusia dan Pengambilan Keputusan. (2026). Journal of Contemporary Research and Innovation, 1(1), 50-64. https://jurnal.al-fathsiak.org/index.php/jcri/article/view/4